Selasa, 18 Januari 2011

Biosciences

Ilmu hayati (biosciences) mencakup semua disiplin ilmu yang mempelajari aspek kehidupan organisme dan makhluk suborganisme (virus, viroid, dan prion). Semula dipelajari sebagai satu bidang, biologi, semenjak akhir abad ke-19 hingga sekarang berbagai ilmu telah berkembang menuju ke arah kekhususan atau menggunakan alat-alat dari cabang utama ilmu pengetahuan lainnya sehingga menjadi disiplin yang cukup berbeda. Saat ini, ilmu-ilmu hayati berjumlah ratusan.


Biologi sendiri semula merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam (natural sciences) yang dipelajari oleh para naturalis (ahli ilmu-ilmu alamiah). Biologi sebagai ilmu yang mandiri, dalam arti memiliki perangkat analisis dan konsep-konsep ilmiah yang kokoh, baru terbentuk pada abad ke-18, setelah penemuan mikroskop dan tumbangnya dogma generatio spontanea oleh konsep omne vivum ex vivo.
Konsep evolusi, pewarisan sifat (hereditas), dan penemuan DNA sebagai bahan genetik memacu perkembangan biologi secara pesat.

Pembagian disiplin ilmu di bawah ini tidak bersifat mutlak karena beberapa di antaranya sekarang dianggap mandiri walaupun masih memiliki keterkaitan dengan bidang induknya, misalnya genetika dengan fisiologi, biologi molekular dengan genetika, dan sebagainya. Selain itu, karena dinamisnya perkembangan ilmu-ilmu ini, seringkali ilmu-ilmu ini saling bertemu dan menghasilkan kajian antardisiplin.

(berbagai sumber)

3 komentar:

ivan kavalera mengatakan...

Mantap

Nurrahmi Salam mengatakan...

Makasih

reyyudhistira mengatakan...

postingan yang sangat bermanfaat.
sukses selalu ya..
salam kenall...jangan lupa mampir juga di blogku..

Posting Komentar